Sejumlah pengunjung sangat menyesalkan wisata telaga Sarangan Magetan tidak seindah dulu, saat ini nampak semraut dan kumuh

Puluhan Hektar Sawah Rusak

Magetan Jawa Timur. Puluhan hektar sawah di Desa Plumpung, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, rusak parah terserang hama werang, akibatnya petani mengalami gagal panen hingga 60 persen.” Kerusakan padi nampak jelas, padi nampak kering, dan pertumbuhannya tidak merata,” ujar Sofandi wakil Ketua DPRD Kabupaten Magetan. Sabtu (21/04/2012).

“ Kerusakan tanaman padi ada di  5 titik tempat, saya sempat kaget melihat kondisi padi seperti itu, sebab yang pasti para petani merugi berlipat-lipat,selain saya mengetahui sendiri kondisi persawahan, sejumlah warga Desa Plumpung  melaporkan ke saya untuk menyampaikan aspirasinya ke Pemerintah Kabupaten Magetan dan berharap pihak Pemkab mau membantunya “jelasnya.

Sufandi menjelaskan, prihatin, bila hal ini terus dibiarkan, mengingat hasil padi menjadi icon pertama di Magetan, dan sangat disayangkan bila pemerintah tidak segera ikut campur terkait banyaknya sejumlah sawah yang rusak akibat hama wereng.”Perlunya penyuluhan dari Dinas terkait, supaya kedepannya panen padi bisa dirasakan,” jelas Sofandi ketua DPD Golkar Kabupaten Magetan.

Sufandi mengatakan, mereka (red,petani) mengeluhkan ke saya, awalnya mereka bingung, sebab, padi yang di tanamnya rusak mengering seperti terbakar dan pertumbuhannya tidak sama,” Dari salah satu petani menjelaskan ke saya bahwa dirinya mengakui salah dalam pemilihan bibit padi, akan tetapi mereka berharap pemerintah mau membantunya.” Paparnya.

Sementara itu, hingga sampai saat ini pihak pemerintah belum mengadakan penyuluhan terkait padi rusak. “Kami atas nama pribadi berharap pihak pemkab Magetan segera menangani permasalahan tanaman padi yang rusak,mengingat Kabupaten Magetan di mata Indonesia padi adalah salah satu unggulan Magetan,”katanya.cahyo nugroho.Magetan.


Comments pada Puluhan Hektar Sawah Rusak One Response
  1. soenardi says:

    kemana…itu pemerintah……masa akyat kecil aja yg di salahkan

Kirim Komentar